Review The End of Oak Street (2026), Ketika Komplek Perumahan Berpindah ke Era Dinosaurus

Daftar Isi
Review The End of Oak Street (2026)

Di tengah gempuran film-film seru yang sedang tayang di bioskop, tepatnya di pertengahan Agustus 2026, terdapat satu film yang cukup menyita perhatian berjudul The End of Oak Street. Film bergenre sci-fi survival thriller ini mengusung konsep yang fresh. Alih-alih membawa dinosaurus ke masa depan, film ini justru kebalikannya, dimana manusia lah yang terbawa ke jutaan tahun lalu di era Jurassic.

Film ini digarap dan ditulis oleh David Robert Mitchell yang namanya melejit berkat film It Follows (2014) dan Under the Silver Lake (2018). The End of Oak Street mengambil latar di tahun 1980-an bercerita tentang keluarga Platt yang terdiri dari Greg (Ewan McGregor) dan Denise (Anne Hathaway) beserta kedua anaknya, Audrey (Maisy Stella) dan Brian (Christian Convery).

Keluarga tersebut tinggal di sebuah komplek pinggiran kota, berada di kawasan Oak Street. Meskipun tampak harmonis, ternyata terdapat keretakan hubungan yang terjadi dalam keluarga ini. Namun ditengah konflik internal tersebut, tiba-tiba terjadi fenomena aneh yang membuat jalanan tempat mereka tinggal berteleportasi ke zaman dinosaurus.

Dari masalah rumah tangga menuju ancaman monster purba

The End of Oak Street dibuka dengan drama intrik rumah tangga, dimana terdapat keretakan hubungan antara Greg dan Denise. Hal tersebut tentu menimbulkan luka tersediri bagi kedua anaknya yang masih remaja.

Namun ditengah konflik batin tersebut, keluarga ini justru terseret ke dalam fenomena aneh yang membawa area pemukiman mereka kembali ke masa prasejarah. Disana mereka mau tak mau harus mengesampingkan ego pribadi, demi menghadapi ancaman nyata dari monster purba yang mulai memasuki lingkungan Oak Street. 

Tujuan mereka kini hanya satu, yakni memastikan keselamatan anggota keluarga. Kejadian ini membuat chemistry antara Greg dan Denise terlihat makin kentara, karena keduanya harus bekerja sama menghadapi dinosaurus berukuran raksasa demi menjaga keluarganya.

Unsur survival yang kental dan penuh jumpscare

The End of Oak Street mengusung tema survival generik yang biasa ditemui di film dengan genre serupa. Plotnya pun masih berputar pada formula yang sama, dimana tokoh utama terdesak oleh teror dinosaurus, lalu bersembunyi, melancarkan serangan balik, lolos dari kejaran mereka, hingga akhirnya berhasil melarikan diri.

Menariknya di film ini sangat minim penggunaan senjata api serta ketersediaan amunisi, kita justru lebih sering melihat para manusia menggunakan senjata ala kadarnya saat berjibaku dengan dinosaurus. Tentu hal ini mengisyaratkan bahwa manusia benar-benar tak berdaya menghadapi keganasan predator purba.

Ketegangan tersebut diperkuat oleh penempatan jumpscare yang presisi di beberapa adegan. Kemunculan teror yang tak terduga berhasil menjaga adrenalin penonton tetap tinggi sepanjang durasi film. Alhasil penonton seakan diajak untuk ikut merasakan ketegangan yang dirasakan oleh keluarga Platt.

Tampilan visual dinosaurus yang tidak konsisten

The End of Oak Street

Dari segi visual, penonton bisa merasakan nuansa retro ala era 1980-an yang berhasil ditampilkan dengan ciamik. Selain itu, dari sisi dekorasi rumah dan benda-benda yang ada juga memberikan kesan kuat yang menyatu dengan latarnya. Hal ini dibarengi dengan visual audio yang pelan tapi pasti, memanfaatkan momen tertentu untuk dapat memainkan emosi penonton. 

Namun harus diakui untuk visual dinosaurus dalam film ini efek CGI-nya tidak selalu halus dan realistis di setiap adegan. Bahkan dalam adegan tertentu bisa terlihat bahwa gerakan dinosaurus begitu kasar dan tidak menyatu dengan latarnya.

Plot cerita yang masih menggantung

Review The End of Oak Street (2026)

Titik balik emosional film ini dipicu oleh aksi pengorbanan Greg saat menahan serangan Allosaurus demi menyelamatkan keluarganya. Dipenuhi luka mendalam, Denise dan anggota keluarga yang tersisa terpaksa harus mencari jalan keluar sendiri. 

Kemudian dijelaskan bahwa misteri berpindahnya kawasan Oak Street ke zaman purba disebabkan oleh wormhole atau lubang cacing misterius. Denise dan kedua anaknya berhasil menemukan lubang cacing yang mengantar mereka kembali ke waktu beberapa menit sebelum kejadian di awal cerita.

Kemudian dia pun bergegas menghubungi Greg dan orang-orang yang dikenalnya, untuk membuat mereka pergi dari Oak Street sebelum kawasan tersebut berpindah. Pada akhirnya kejadian Oak Street kembali terulang, tapi kali ini beberapa orang berhasil diselamatkan oleh Denise.

Ending film The End of Oak Street ditutup dengan keluarga Platt yang akhirnya bersatu kembali, termasuk dengan Greg yang sama sekali tak sadar dirinya baru saja diselamatkan. Namun sampai film tersebut selesai, tidak dijelaskan darimana dan bagaimana lubang cacing itu bisa terbentuk. Tentunya ini menimbulkan sebuah plot hole, dan Warner Bross sendiri belum mengonfirmasi mengenai sekuel film The End of Oak Street.

Penutup

Setelah membaca review ini, jangan harap The End of Oak Street punya cerita yang sama seperti franchise Jurassic Park atau Jurassic World, sebab keduanya punya genre yang sangat berbeda. The End of Oak Street menjadi film stand alone yang bisa dinikmati sebagai sinema keluarga. 

Meski begitu perlu diingat, bahwa film ini punya rating PG-13 yang artinya banyak adegan-adegan kekerasan yang belum layak untuk dikonsumsi anak kecil. Diluar itu, film The End of Oak Street sangat direkomendasikan untuk kamu yang suka dengan tema dinosaurus dengan alur yang tidak bertele-tele. 

Afif Dalma
Afif Dalma Blogger yang suka nulis karena memang hobi.

12 komentar

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan :)
Dian Restu Agustina
Agustus 25, 2026 Hapus
Dari masalah rumah tangga dan drama keluarga, tiba-tiba satu lingkungan perumahan terlempar ke dunia asing penuh dinosaurus. Premisnya unik banget, apalagi ditambah duet Anne Hathaway dan Ewan McGregor sebagai pasangan suami istri. Saya juga tertarik dengan nuansa nostalgia tahun 1980-an dan perpaduan sci-fi, survival thriller, horor, sekaligus drama keluarga. Jadi bukan sekadar film tentang dinosaurus yang kejar-kejaran saja, ya. Kayaknya seru ditonton bareng keluarga, meskipun mungkin setelahnya jadi lebih waspada kalau tiba-tiba dengar suara aneh di halaman rumah haha
Tukang jalan jajan
Agustus 26, 2026 Hapus
Konsepnya menarik ya Bang Afif, kebalikan dari biasanya—bukan dinosaurusnya yang main ke pemukiman, tapi malah komplek rumahnya yang kesedot ke zaman purba.
Premis konflik keluarga yang terpaksa kompak gara-gara teror Allosaurus ini kelihatan kuat banget, apalagi ada Ewan McGregor sama Anne Hathaway.
Sayang juga kalau CGI-nya masih kurang rapi di beberapa bagian dan ending-nya ninggalin plot hole soal asal-usul wormhole. Tapi buat tontonan survival yang sat-set tanpa banyak basa-basi, film ini tetep masuk watchlist weekend nanti.
TUTOR YOU
Agustus 27, 2026 Hapus
Menarik juga alur ceritanya ya untuk ditonton sekeluarga, karena bisa ditonton usia remaja. Memang seru cerita tentang Dinosaurus ini, makanya saya tertarik dengan film ini, pemerannya juga Ewan Mc Gregor dan Anne Hathaway yang sedang hype di industri film Hollywood. Meskipun pastinya berbeda dengan franchise film Dinosaurus yang sudah ada. Selama ini belum ada atau jarang ada film lain dengan tema dinosaurus di layar lebar.
Nurul Sufitri
Agustus 27, 2026 Hapus
Review-nya bikin aku jadi penasaran sama film The End of Oak Street ini. Dari ceritanya, kayaknya film ini punya alur yang cukup menarik dan bikin penonton ikut terbawa suasana. Aku suka kalau review film ga cuma membahas ceritanya, tapi juga memberikan gambaran soal kesan setelah menontonnya. Jadi pengin masukin film ini ke daftar tontonan kalau lagi ada waktu santai.
Aminudin Aszad
Agustus 27, 2026 Hapus
Konsep cerita yang menarik untuk ditonton langsung. Btw belom pernah ini aku tonton. Kapan kapan mau coba tonton ini
Inia lutarfus
Agustus 28, 2026 Hapus
Sudah lama gk nonton film dinasaurus akhirnya ketemu lagi, tapi alurnya sedikit bingung ya dari yang sering ditemukan, karena tiba tiba pindah tempat agak gk sainssih tapi justru ini yang bikin penasaran karena gebrakan baru gk ketebak ceritanya
TUTOR YOU
Agustus 29, 2026 Hapus
Ada rencana nonton film ini, kok kebetulan nemu artikel review filmnya. Film dengan tema Dinosaurus memang selalu seru dengan action yang mendebarkan cocok untuk ditonton bareng keluarga.
Shine Star
Agustus 29, 2026 Hapus
Dari judul dan premisnya saja sudah terasa seperti film yang cocok ditonton ketika ingin sesuatu yang punya nuansa misteri. Aku biasanya justru suka film yang perlahan membangun rasa penasaran daripada langsung memberikan semua jawabannya di awal. Kalau sepanjang film petunjuk kecilnya bisa bikin penonton ikut menebak-nebak sampai akhir, pengalaman menontonnya jadi lebih seru karena kita seperti ikut memecahkan misterinya
Nurul Fitri Fatkhani
Agustus 29, 2026 Hapus
Sebenarnya saya juga suka tontonan yang temanya mirip Jurassic Park. Jadi tertarik untuk nonton film ini. Tapi penasaran juga apakah dengan adanya plot hole-nya di film ini bisa mengurangi keseruan ceritanya?
Jalan-Jalan KeNai
Agustus 30, 2026 Hapus
Unik ya jalan ceritanya, bahkan lebih ke aneh. Dari 'lubang cacing' trus jadi pindah ke zaman dinosaurus. Tapi, boleh juga lah kalau untuk hiburan. Apalagi gak bertele-tele jalan ceritanya.
Penjahit Alamanda
Agustus 30, 2026 Hapus
Wah, review terlihat netral dan obyektif sehingga kita bisa mempertimbangkan untuk menonton filmnya atau tidak. Tapi untuk sekedar film hiburan bisa lha.
Diary Prista
September 01, 2026 Hapus
Setuju banget kalau konsep sci-fi survival tanpa 'perlu penjelasan rumit' itu justru bikin filmnya lebih fokus ke perkembangan karakternya. Akting Anne Hathaway dan Ewan McGregor memang patut dinanti.