Karena "Phubbing", Ngumpul Bareng Teman Jadi Tidak Berarti - AFIF SHARING - Media Sharing Informasi, Anime, Manga, dan Pengetahuan lainnya
8406c5836449ef6744c85d57eb1dcbc06e6a18607d81025719e8a3a20ba72aa394e929e6fb7b62ca

Karena "Phubbing", Ngumpul Bareng Teman Jadi Tidak Berarti

January 31, 2019 By: Muhammad Afif Dalma - Add Comment

Perkembangan teknologi di era globalisasi tentunya membawa berbagai macam dampak disetiap negara, termasuk Indonesia. Dampak yang dibawa oleh pesatnya teknologi tentu ada yang positif dan negatif. Seperti yang akan dibahas pada artikel ini yaitu Phubbing, yang merupakan salah satu dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi.

Apasih Phubbing itu? Phubbing (Phone Snubbing) merupakan sebuah tindakan acuh tak acuh kepada seseorang didalam sebuah lingkungan karena lebih fokus pada gadget daripada berinteraksi atau membangun sebuah percakapan. 

Phubbing sendiri merupakan sebuah fenomena muncul bersamaan dengan bermunculannya berbagai macam gadget yang beredar. Dan inilah permasalahan yang sedang dialami di era globalisasi ini dan hampir semua orang terkena fenomena ini, khususnya para remaja di Indonesia.

Disaat ketika ngumpul bareng teman-teman yang seharusnya bisa menjadi kesan sangat berarti, malah menjadi suatu hal yang amat menjengkelkan. Coba bayangkan saja, bagaimana jika pertemuan itu adalah pertemuan terakhir kalian, namun kalian tidak menggunakan waktu tersebut dengan maksimal.

Kalian terlalu sibuk menatap layar gadget dan mengacuhkan teman yang berada di depan kalian. Kalian lebih asyik mengupdate story di IG, WA, FB. Sepertinya kalau tidak eksis sedetik saja rasanya menjadi masalah besar dan mengancam jiwa. Mungkin di Indonesia saat ini tren memainkan gadget saat mengobrol sudah menjadi pemandangan yang lumrah dan lazim. 

Kalau ada lima orang yang ngumpul, dua orang sibuk dengan gadgetnya, lalu tiga orangnya lainnya antusias berbicara tanpa memainkan gadgetnya, itu baru dikatakan ketidaknyamanan, karena dua orang tersebut dianggap tidak menghargai para lawan bicaranya. 

Namun bagaimana jika kelima orang tersebut sama-sama memainkan gadget mereka? (Kalau mabar pabji atau moba analog sih gapapa hihihi). Memang dalam kasus ini tidak ada yang dirugikan dan suasana juga terlihat nyaman-nyaman saja, tapi bagi yang tidak biasa melihatnya, itu menjadi pemandangan yang aneh dan unik, apalagi kalau kelima orang tersebut malah saling bersahut-sahutan di media sosial.

Sebenarnya banyak hal positif yang bisa kita lakukan dengan gadget, tapi kita harus tau kapan dan tempat dimana kita bisa menggunakannya. Namun, kalau kita sedang ngumpul bareng dengan teman-teman, sebaiknya nonaktifkan gadget, agar waktu ngumpul kita menjadi berkesan.

View: - Tags: Informasi, Teknologi