8406c5836449ef6744c85d57eb1dcbc06e6a18607d81025719e8a3a20ba72aa394e929e6fb7b62ca

AWAS SPOILER! Review Kamen Rider Heisei Generations Forever

April 23, 2019 By: Muhammad Afif Dalma - Add Comment

Kamen Rider Heisei Generations Forever adalah movie crossover penutup Kamen Rider era Heisei. Saya sebagai tokufans sangat amat gembira karena movie ini tayang di sebagian besar bioskop di tanah air dan saya pun langsung menyaksikannya tanpa pikir panjang.

Sebelum tayang di Indonesia, Kamen Rider Heisei Generations Forever sudah lebih dulu tayang di Jepang pada 22 Desember 2018 dan menjual 313.000 tiket dengan meraup keuntungan sebesar 389 juta yen (sekitar US $ 3,5 juta). Film ini akhirnya menghasilkan 1 miliar yen (sekitar US $ 9,11 juta) setelah 12 hari. 

Menjadi movie penutup dari trilogy Heisei Generations, Kamen Rider Heisei Generations Forever menghadirkan cerita yang luar biasa, ditambah dengan adegan-adegan emosional di sepanjang film. 


Menceritakan seorang Time Jacker bernama Tid yang mencoba untuk menangkap anak laki-laki misterius bernama Shingo. Tokiwa Sougo bersama Kiryu Sento mencoba untuk melindungi Shingo dari kejaran Tid, Another W dan Another Den-O. Lalu mereka menemukan bahwa Kamen Rider itu hanyalah sebuah cerita fiksi dan menjadi acara TV untuk menghibur anak-anak. Namun disisi lain, ternyata musuh sebenarnya telah menanti mereka, dan terjadilah pertarungan besar demi menyelamatkan sejarah Heisei Rider.


REVIEW (AWAS SPOILER)

Meskipun harus rela menonton dengan double subtitle dan terjemahan yang terbilang cukup kaku, saya tetap bisa menonton movie ini dengan enjoy.

Sang sutradara, Kyohei Yamaguchi menghadirkan cerita yang benar-benar menyentuh dan mengajak kita untuk bernostalgia bersama para rider favorit kita. Meskipun alur ceritanya terbilang cukup rumit karena berhubungan dengan perjalanan waktu (masa lalu dan masa depan), namun saya rasa cukup mudah dipahami bagi yang sudah menonton series Kamen Rider Den-o dan Kamen Rider Zi-O.

Shunsuke Daito sangat mendalami perannya sebagai musuh utama dari para heisei rider. Dengan ekspresi yang benar-benar menunjukkan dirinya membenci para Kamen Rider, alhasil Tid berhasil membuat saya sedikit geram dan menghidupkan cerita di dalam film.


Memasuki pertengahan film, terkuak alasan Tid menculik Shingo. Ternyata Shingo adalah titik keanehan dan bisa menghapus sejarah heisei rider. Disisi lain, adik Shingo, Ataru, berubah menjadi Another Den-O. Disinilah sang sutradara menghadirkan sebuah kejutan dengan menghadirkan beberapa cast dari Kamen Rider Den-O, dengan adegan pertarungan melawan Another Den-O, beserta sebuah pesan singkat dari Momotaros kepada Ryotaro Nogami yang memiliki makna sangat mendalam.


Di penghujung film, merupakan bagian terkerennya. Tid berubah menjadi Another Kuuga bahkan berevolusi menjadi Another Ultimate Kuuga. Meskipun efek CGI nya masih kurang enak diliat, namun kekurangan itu tertutup oleh kemunculan para Heisei Kamen Rider!

Satu persatu heisei rider mulai bermunculan untuk mengalahkan para monster yang menyerang orang-orang. Momen yang sangat menyentuh tak lain disaat kemunculan Kamen Rider Kuuga sambil menunjukkan pose khas nya memberikan sebuah acungan jempol.


Reuni para heisei rider ditutup dengan pertempuran melawan another Ultimate Kuuga. Disini semua heisei rider melakukan rider kick nya masing-masing. Adegan ini tak kalah keren, dan menjadi salam perpisahan untuk para fans Kamen Rider. Film ditutup dengan pemutaran lagu opening dari Kamen Rider Kuuga hingga Kamen Rider Zi-O.  
View: - Tags: Movies