Game, Candu, dan Emosi - AFIF SHARING - Media Sharing Informasi, Anime, Manga, dan Pengetahuan lainnya
8406c5836449ef6744c85d57eb1dcbc06e6a18607d81025719e8a3a20ba72aa394e929e6fb7b62ca

Game, Candu, dan Emosi

May 11, 2019 By: Muhammad Afif Dalma - Add Comment

Game pada dasarnya hanyalah sebuah hiburan guna menghilangkan penat setelah melakukan aktivitas sehari-hari ataupun sebagai pengisi waktu dikala senggang. Namun tak sedikit juga orang yang menekuni bermain game dan menjadikannya sebagai sebuah hobi. 

Mereka yang sudah sering menghabiskan waktu bersama gamenya(candu) pasti sudah berada di tingkat yang berbeda dibandingkan mereka yang bermain game hanya untuk mengisi waktu luang. Kita ambil contoh, ketika main game RPG ada orang yang rela menghabiskan banyak waktu dan uang yang tak sedikit demi mendapatkan sebuah item tertentu ataupun menyelesaikan sebuah quest yang sulit.

Sementara mereka yang bermain game hanya untuk mengisi waktu luang terkesan acuh tak acuh pada status game yang mereka miliki. Yang mereka pikirkan hanyalah bagaimana cara supaya mereka mendapatkan moodnya kembali. 

Kecanduan terhadap game sendiri sudah banyak kita jumpai khususnya pada anak-anak usia remaja. Anak-anak yang sudah kecanduan game akan kelihatan dari perilakunya. Misalnya si anak sering bolos sekolah, lebih memilih game daripada bersosialisasi dan bermain bersama teman sebayanya. Bahkan lebih parahnya lagi, ada anak yang rela menghabiskan uang orangtuanya demi menaikkan status game kesayangannya.



Selain beberapa hal diatas, terlalu lengket dengan game juga bisa menyebabkan kondisi mudah emosi dan bersifat agresif. Parahnya lagi bisa sampai tingkat gangguan mental. Nah kondisini ini bisa dengan mudah kita liat, misalnya orang tersebut sering mengucapkan kata-kata kasar dan kotor, apalagi ketika kalah melawan musuhnya, ataupun ketika game mengalami gangguan sinyal. Emosi berlebihan hanya karena sebuah game menjadi sebuah keprihatinan, bagaimana tidak, game yang seharusnya bisa melepas stres kita malah semakin membuat kita tambah stres. 

Bermain game memang mampu menghilangkan rasa jenuh dan penat, namun alangkah baiknya jika kita tidak terlalu sering bergantung pada game, masih banyak hal-hal lainnya yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan rasa jenuh dan penat, seperti membaca buku, melakukan pekerjaan rumah atau menulis artikel seperti saya. Lakukanlah aktivitas yang sekiranya bisa bermanfaat.
View: - Tags: Teknologi