Apa yang Terjadi Jika Sains dan Sihir bertemu? - AFIF SHARING - Media Sharing Informasi, Anime, Manga, dan Pengetahuan lainnya -->
8406c5836449ef6744c85d57eb1dcbc06e6a18607d81025719e8a3a20ba72aa394e929e6fb7b62ca

Apa yang Terjadi Jika Sains dan Sihir bertemu?

July 13, 2019 By: Muhammad Afif Dalma - 3 Comments

Di era modern yang menggunakan berbagai macam teknologi seperti sekarang ini, hampir semua hal diluar nalar bisa dibuktikan melalui sains. Namun, tak sedikit juga orang yang masih percaya dengan fenomena-fenomena yang masih sulit dijelaskan dengan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu jangan pernah meremehkan fenomena yang belum bisa dijelaskan. Karena masih ada waktu panjang bagi umat manusia untuk menyelami ‘lautan ilmu’ yang amat sangat luas.

Bayangkan apabila manusia hanya mencukupkan diri dengan pengetahuan yang ia miliki sekarang ini, sama halnya saat manusia dari abad pertengahan yang mencukupkan diri dengan teori bumi datar (karena hanya itu yang ia ketahui waktu itu), dan tidak belajar untuk mencari fakta dari fenomena yang dilihatnya itu. Oleh sebab itu, yuk simak ulasan singkat mengenai dua ilmu yang saling bertolak belakang ini.


APA ITU SIHIR?


Sihir merupakan suatu ilmu yang dapat membuat manusia bisa mengendalikan alam, termasuk kejadian, objek, orang serta berbagai fenomena fisik, baik melalui mistik, paranormal, atau supranatural. Dalam banyak kebudayaan, sihir berada di bawah tekanan dari, dan dalam kompetisi dengan ilmu pengetahuan dan agama. Orang yang menjadi pelaku sihir biasa disebut penyihir, kang sihir, nenek lampir dsb. 

Menurut tokoh agama, sihir adalah suatu hal/perkara atau kejadian yang luar biasa dalam pandangan orang yang melihatnya. Sihir dapat dipelajari/diusahakan oleh seseorang yang ingin mempelajari, mengetahui dan mengerjakan sihir tersebut. 


APA ITU SAINS?


Ilmu pengetahuan (sains) adalah usaha-usaha guna menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi fenomena yang terjadi di alam semesta. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan berbagai rumusan-rumusan yang pasti. Sains didasarkan oleh teori-teori yang dirangkum dari sekumpukan pengetahuan, kemudian disepakati dan secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu pengetahuan terbentuk karena manusia berusaha berpikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. 


Keterkaitan antara sihir dan sains

Diperbatasan antara sains dan sihir, memang ada wilayah yang dianggap abu-abu oleh sebagian orang. Sebab, dari satu sisi mungkin kelihatanya seperti sains, tetapi begitu dibedah lebih dalam, ternyata hanya ilmu supranatural belaka. Dan bisa juga terjadi sebaliknya, kelihatannya seperti ilmu supranatural namun ternyata hanya sains saja.

Misalnya kita ambil contoh, teknik olah fisik para pendekar kungfu (wushu). Dengan latihan fisik tertentu, tubuh mereka bisa kuat sehingga saat dihantam menggunakan besi seolah-olah tidak mempan. Kadang latihan keras itu bisa membuat mereka mampu melakukan push-up ribuan kali, atau bisa menahan nafas hingga bejam-jam.

Semua itu kelihatannya ilmu supranatural, tetapi kalau ditelusuri lagi, ternyata memang hal tersebut masih masuk akal dan bisa dilatih.

Begitupun sebaliknya. Meski kelihatannya sains, tetapi tidak bisa dibuktikan. Misalnya ada jenis ilmu bela diri tertentu sehingga seseorang tidak mempan dibakar, tidak mempan dibacok, atau bisa meringankan tubuh sehingga bisa melayang di udara, atau bahkan bisa makan beling dan pecahan kaca tanpa terluka.

Lantas apa yang terjadi jika sains dan sihir bertemu? Tentu menjadi hal yang tidak bisa kita bayangkan. Ketika seorang penyihir bertemu dengan profesor, dan mereka saling beradu argumen tentang teorinya masing-masing, pastinya sesuatu yang menarik akan terjadi. Yuk berikan pendapatmu di kolom komentar.
View: - Tags: Pengetahuan
  1. Nggak nyampe otak ane ngebayanginnya gan 🤣🤣🤣

    ReplyDelete
  2. Sudah beda jalur antara sihir dan sains

    ReplyDelete
  3. Apakah sihir itu nyata

    ReplyDelete

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan :)