8406c5836449ef6744c85d57eb1dcbc06e6a18607d81025719e8a3a20ba72aa394e929e6fb7b62ca

Mengapa sih Dragon Ball Kurang Disukai?

August 05, 2019 By: Muhammad Afif Dalma - 3 Comments

Dragon Ball tentunya sudah gak asing lagi dimata anak generasi 90an, apalagi bagi para pecinta anime. Anime yang identik dengan jurus Kamehameha ini merupakan karya dari Akira Toriyama yang sudah tayang sejak tahun 1984. Tetapi, meskipun Dragon Ball merupakan salah satu anime terpopuler di dunia, nyatanya gak sedikit juga orang yang kurang menyukai series ini, termasuk saya. Tapi, belakangan ini saya justru tertarik dengan Dragon Ball, rasa ketertarikan saya muncul karena iseng menonton anime Dragon Ball Super.

Meskipun saya gak sepenuhnya paham alur Dragon Ball Super (karena waktu itu cuma nonton Dragon Ball di tv), tapi di DBS itulah banyak hal yang membuat saya tertarik sama Dragon Ball dan akhirnya rela menonton series ini dari arc paling awal. Pada akhirnya saya juga mencabut Dragon Ball dari list anime yang tidak perlu ditonton. 




Namun penyebab saya membuat artikel ini yaitu karena saya pernah menanyakan beberapa hal mengenai karakter yang ada di series Dragon Ball ke sebuah grup sosmed komunitas anime, dan boooooom, mereka justru merespon dengan berkomentar dan mengkritik pedas series Dragon Ball, malahan ada yang sampai gelud onlen. Hal itu tentu membuat saya bertanya-tanya, dan akhirnya merilis artikel berisi curhatan ini. 



Dari yang saya rangkum, alasan "mereka" kurang/tidak menyukai Dragon Ball disebabkan oleh beberapa faktor, dimana faktor utamanya adalah faktor ketertarikan. Penyebab lainnya karena Dragon Ball menjadi kurang masuk akal dan akhirnya keluar dari konteks "Dragon Ball" itu sendiri. Seperti yang diketahui, setelah memasuki series DBS, kemunculah Beerus si God of Destruction membuat tugas Son Goku berubah. Yang tadinya cuma nyelametin bumi aja, sekarang Goku malah harus menyelamatkan alam semesta!. 

Ada juga yang gak suka Dragon Ball karena kebanyakan teriak pada saat bertarung. Ataupun warna-warna yang begitu colourful, misalnya ketika Goku dan Vegeta bertransformasi menjadi Super Saiyan God dan Super Saiyan God Super Saiyan dimana warnanya terlihat begitu ngejreng, padahal saat menjadi Super Saiyan 1,2,3 mereka udah sangat keren dan terlihat garang.



Nyatanya Dragon Ball Super sendiri dibuat untuk memikat hati anak-anak, serta untuk mempromosikan mainanya, dan saya pun terpincut sama figure Goku SSGSS lalu membelinya hihihi. Dan pada akhirnya yang membuat anime Dragon Ball kurang disukai tak lain karena series DBS itu sendiri, dimana penonton yang harusnya bisa bernostalgia dengan anime ini, justru malah disuguhkan dengan alur cerita yang terkesan dipaksakan, karena Buu saga (Dragon Ball Z) sendiri harusnya menjadi akhir dari perjalanan Goku dkk. Belum lagi munculnya karakter-karakter aneh dengan kekuatan yang tak masuk akal seperti 12 God of Destruction ataupun Zen-Oh.

Memang awalnya saya kurang menyukai anime ini, tapi hanya karena alasan sepele, yaitu alur cerita yang rumit. Karena saat itu saya nonton cuma lewat tv, jadi kadang ketinggalan siaran plus saat itu saya masih kecil, dan akhirnya jadi males nonton lagi. Namun sekarang, di masa yang berbeda saya malah bernostalgia dengan Dragon Ball, bahkan enjoy dalam menikmati semua seriesnya.   



Jangan lupa, Toriyama-sensei menciptakan Dragon Ball bukan untuk memberikan pesan atau nilai-nilai tertentu, tetapi hanya untuk menghibur. Pesan dan nilai-nilai tertentu yang diterima oleh pembaca/penonton adalah apa yang mereka tangkap sendiri ketika menikmati Dragon Ball. Oleh karena itulah, serial Dragon Ball tidak diciptakan untuk membuat pembaca/penontonnya berpikir serius, tapi hanya untuk menghibur mereka semata.

Memang kalau Dragon Ball ditonton di zaman sekarang, apalagi ditonton oleh kalangan remaja/dewasa, jelas tidak akan se-“mengesankan” ketika menonton saat zamannya. Karena di Zaman sekarang banyak sekali pilihan anime bergenre aksi yang lebih menarik, pertarungannya pun memiliki scene yang lebih keren dibanding Dragon Ball, punya alur cerita lebih baik, serta kualitas animasi lebih bagus. Maka tak heran jika banyak yang kurang menyukai anime Dragon Ball, dan membuatnya selalu dibanding-bandingkan. 


Jadi, bagaimana menurutmu?

View: - Tags: Anime, Features
  1. Mantab gan , kunjungi balik yaa

    ReplyDelete
  2. Kalo sy tdk suka Dragon Ball, memang dr kecil ga suka nonton DB jd ga suka. Tp pas kecil suka dengerin lagunya aja, habis itu di pindah ke tontonan kartun lain, wk.

    ReplyDelete
  3. Saya suka dragonball, apa lagi game2 nya

    ReplyDelete

Post a Comment

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan :)