Di era digital seperti sekarang, banyak pelaku bisnis dan content creator merasa sudah cukup hanya dengan mengandalkan sosial media dan marketplace. Platform seperti Instagram, TikTok, Shopee, Tokopedia, hingga WhatsApp Business menjadi kanal utama untuk promosi dan transaksi. Semuanya serba instan, mudah, dan tidak perlu repot memikirkan hal teknis seperti domain atau server.
Namun, seiring berkembangnya persaingan dan meningkatnya ekspektasi konsumen, kemudian muncul satu pertanyaan penting: apakah bisnis benar-benar bisa bertahan dan berkembang hanya dengan sosial media dan marketplace saja?
Jawabannya: bisa, tapi sangat terbatas. Di sinilah peran website kembali menjadi relevan, bahkan semakin krusial sebagai aset digital jangka panjang.
Sosial Media & Marketplace: Cepat, Tapi Rentan
Tidak bisa dipungkiri, sosial media dan marketplace menawarkan banyak keuntungan, seperti:
- Mudah digunakan
- Gratis atau murah
- Potensi jangkauan besar
- Cocok untuk testing pasar
Namun, di balik kemudahan tersebut, ada beberapa risiko yang sering tidak disadari:
1. Ketergantungan pada Platform
Algoritma sosial media bisa berubah kapan saja. Reach konten bisa turun drastis tanpa sebab yang jelas. Lebih parahnya lagi akun bisa terkena suspend, shadowban, atau bahkan dihapus.
Artinya, seluruh aset bisnis kita bukan benar-benar milik kita karena sangat bergantung kepada algoritma yang sedang terjadi.
2. Sulit Membangun Kredibilitas
Bagi calon klien atau partner bisnis, akun sosial media sering dianggap belum cukup profesional, terutama untuk kerja sama jangka panjang atau proyek bernilai besar. Disinilah peran dari website yang bisa menjadi identitas bisnis sekaligus membangun kredibilitas.
3. Persaingan Terlalu Padat
Di marketplace, produk kita berdampingan langsung dengan ratusan kompetitor, sering kali hanya dibedakan oleh harga. Akibatnya, brand sulit menonjol dan hanya bertarung di perang diskon. Apalagi terkadang kita perlu mengeluarkan biaya lebih agar produk bisa tampil di halaman depan.
Website: Aset Digital yang Sepenuhnya Kita Miliki
Berbeda dengan sosial media dan marketplace, website adalah aset digital yang sepenuhnya milik bisnis itu sendiri. Kita bisa dengan bebas menentukan:
- Tampilan
- Konten
- Struktur
- Strategi branding
Tidak tergantung algoritma, tidak bersaing di satu halaman dengan ratusan produk lain, dan bisa dibangun sebagai pusat ekosistem digital.
Website bukan sekadar “alamat online”, melainkan juga menjadi representasi identitas bisnis di dunia digital.
Website Meningkatkan Trust & Kredibilitas
Dalam dunia bisnis, kepercayaan adalah segalanya. Konsumen cenderung lebih yakin dengan bisnis yang memiliki:
- Website profesional
- Domain sendiri
- Informasi jelas tentang produk dan perusahaan
Coba bayangkan dua kondisi ini:
- Penjual hanya punya Instagram
- Penjual punya Instagram + website resmi
Secara psikologis, kondisi kedua jauh lebih meyakinkan. Website memberi kesan:
- Bisnis serius
- Bukan abal-abal
- Lebih bertanggung jawab
Inilah alasan kenapa perusahaan besar, travel agent, startup, hingga freelancer profesional selalu punya website, meskipun mereka aktif di sosial media.
Website sebagai Alat Scaling Bisnis
Di tahap awal, sosial media memang sangat efektif untuk membangun awareness dan menjangkau audiens dengan cepat. Namun, ketika bisnis mulai berkembang dan ingin naik level, website memegang peran yang jauh lebih strategis.
Website bukan hanya soal tampil online, tetapi menjadi alat utama untuk scaling bisnis secara berkelanjutan. Dengan website, bisnis memiliki kontrol penuh terhadap aset digital, data pelanggan, serta strategi pertumbuhan jangka panjang. Berikut beberapa alasan mengapa website sangat penting sebagai alat scaling bisnis:
1. Muncul di Google
Salah satu keunggulan utama website adalah kemampuannya untuk muncul di hasil pencarian Google melalui strategi SEO (Search Engine Optimization). Ini membuka peluang besar bagi bisnis untuk mendapatkan calon pelanggan secara organik.
- Trafik datang otomatis dari orang-orang yang mencari produk terkait
- Tidak perlu selalu pasang iklan sehingga memangkas budget pemasaran
- Potensi lead organik jangka panjang karena konten sudah terindeks di mesin pencari
2. Mengontrol Customer Journey
Mulai dari halaman landing, portofolio, testimoni, hingga checkout, semuanya bisa kita custom sesuai strategi bisnis yang dimiliki. Hal ini sangat berbeda jika berjualan di marketplace atau platform pihak ketiga, di mana alurnya sudah baku, tampilan seragam, dan ruang branding sangat terbatas. Website memungkinkan bisnis tampil lebih eksklusif, profesional, dan sesuai dengan identitas brand.
3. Membangun Database Sendiri
Website memberi kesempatan bagi bisnis untuk mengumpulkan dan mengelola database pelanggan secara mandiri, sesuatu yang sulit dilakukan jika hanya mengandalkan media sosial atau marketplace.
Kita bisa menambahkan email list, form kontak, CRM, hingga chatbot yang bisa diintegrasikan ke website. Fitur ini terbilang penting untuk meningkatkan retensi pelanggan dan repeat order secara signifikan.
Relevan untuk UMKM, Blogger, dan Travel Enthusiast
Bagi teman-teman pembaca blog AFIF SHARING yang banyak bergerak di bidang bisnis, teknologi, dan tour & wisata, keberadaan website saat ini bukan lagi sekedar pelengkap, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama. Website punya peran yang sangat strategis dalam membangun citra profesional, seperti di antaranya:
UMKM
Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), website dapat dimanfaatkan sebagai media digital yang sangat fleksibel dan multifungsi, di antaranya:
- Company profile
- Katalog produk
- Media edukasi pelanggan
- Landing page promo
Blogger & Content Creator
Bagi Blogger dan Content Creator, website merupakan aset digital jangka panjang yang sangat berharga. Fungsinya tidak hanya sebagai tempat menulis, tetapi juga sebagai fondasi personal brand, antara lain:- Portofolio profesional
- Sumber penghasilan dari iklan
- Media kerja sama brand
- Aset personal brand
Bisnis Travel & Tour
Dalam industri travel dan tour, website memiliki peran yang sangat krusial karena berkaitan langsung dengan kepercayaan calon wisatawan. Beberapa fungsi penting website antara lain:
- Media booking
- Informasi paket wisata
- Testimoni klien
- Branding bisnis lokal
Sangat disayangkan apabila kita belum memiliki website, karena banyak peluang kerja sama, klien, maupun calon pelanggan yang bisa terlewat. Tidak jarang, sebuah bisnis atau personal brand dianggap kurang profesional hanya karena tidak memiliki website resmi.
Website vs Linktree: Mana Lebih Kuat?
Banyak content creator hanya mengandalkan Linktree atau sejenisnya sebagai “rumah digital” karena alasan efisiensi serta mudah digunakan, tanpa mengetahui masalah berikut:
- Tidak bisa dioptimasi SEO
- Tidak membangun brand
- Tidak punya kontrol penuh
- Tidak bisa dikembangkan jangka panjang
Padahal dengan memiliki website kita mendapatkan fleksibilitas yang jauh lebih besar, seperti:
- Bisa pasang logo blog
- Bisa bikin landing page
- Bisa integrasi payment
- Bisa custom desain sesuai brand
Website Bukan Lagi Mahal dan Ribet
Dulu, membuat sebuah website sering kali dianggap sebagai hal yang rumit dan mahal. Tidak sedikit pelaku usaha yang mengurungkan niat karena beberapa alasan berikut:
- Biaya pembuatan website yang terbilang mahal, terutama jika harus menyewa developer khusus
- Proses pengerjaan yang lama, mulai dari perencanaan, desain, hingga website benar-benar bisa digunakan
- Harus memahami aspek teknis, seperti coding, server, domain, hingga keamanan website
Anggapan tersebut wajar, karena pada masa itu pembuatan website memang identik dengan urusan teknis yang tidak semua orang pahami.
Namun sekarang kondisinya sangat berbeda. Banyak layanan profesional yang menyediakan jasa pembuatan website siap pakai, dari desain hingga maintenance dan ini menjadi solusi buat yang tidak mau ribet.
Dengan menggunakan jasa profesional, pelaku bisnis cukup melakukan beberapa hal sederhana berikut:
- Menyampaikan kebutuhan website, termasuk jenis bisnis dan fitur yang diinginkan
- Menentukan konsep dan desain, agar tampilan website sesuai dengan karakter brand
- Website langsung dikerjakan dan siap digunakan tanpa perlu menunggu proses yang berlarut-larut
Semua aspek teknis seperti coding, hosting, domain, keamanan, dan optimasi dasar akan ditangani oleh tim profesional. Pelaku usaha pun bisa lebih fokus pada hal yang benar-benar penting, yaitu mengembangkan bisnis dan meningkatkan penjualan.
Bagi yang ingin membangun website secara praktis dan profesional, menggunakan layanan jasa pembuatan website bisa menjadi solusi ideal, terutama untuk UMKM dan pebisnis yang ingin fokus ke pengembangan usaha, bukan teknis.
Website & Branding Jangka Panjang
Brand yang kuat hampir selalu punya “rumah digital” sendiri, dengan website sebagai fondasi utamanya. Website berfungsi sebagai pusat dari seluruh aktivitas online:
- Sosial media → diarahkan ke website sebagai pusat informasi
- Iklan → landing page berada di website
- Konten → disimpan dan dikelola di website
Dengan strategi ini, bisnis tidak lagi tergantung hanya pada satu platform saja. Jika suatu hari Instagram atau TikTok bermasalah, website tetap aman dan bisa terus berjalan.
Website sebagai Investasi, Bukan Biaya
Banyak orang menganggap website sebagai pengeluaran karena harus membayar biaya domain dan hosting. Padahal secara bisnis, website justru merupakan sebuah investasi digital.
Hal ini dikarenakan website memiliki manfaat jangka panjang seperti:
- Mendatangkan trafik terus-menerus
- Menghemat biaya iklan
- Meningkatkan konversi
- Memperkuat brand
Dalam jangka waktu 1–2 tahun, website yang dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu aset paling bernilai bagi sebuah bisnis. Tidak hanya membantu penjualan, tetapi juga memperkuat posisi brand di mata pelanggan dan mitra kerja.
Kesimpulan: Sosial Media Penting, Website Tetap Fondasi
Sosial media dan marketplace memang tidak tergantikan dalam hal jangkauan dan interaksi audiens. Namun, perlu diketahui untuk membangun bisnis yang:
- Profesional
- Berkelanjutan
- Bisa berkembang besar
Website tetap menjadi fondasi utama karena dapat menjadi identitas suatu bisnis. Ini bukan soal tren, tapi soal kontrol, kredibilitas, dan aset jangka panjang.
Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, bisnis yang punya website bukan sekadar eksis, tapi punya peluang lebih besar untuk tumbuh, dipercaya, dan bertahan.
Sumber gambar: Unsplash.com
Afif Dalma



13 comments
Di era sekarang bikin website lebih mudah, praktis dan tetap berdampak. Terpenting optimasi SEO, isi dengan konten berfaedah. Pasti bakalan membuka banyak peluang baik.
Buat pelaku usaha sebaiknya juga memiliki website sendiri buat memperkenalkan produk sekaligus branding-nya.
Apalagi kalau public figur, nambah satu lagi tu poin plusnya kalau punya website sendiri :D
Bener, sekarang biaya buat bikin website nggak semahal dulu ya, sekarang bisa lebih ramah kantong. Modal buat ini sih nggak ada apa2nya kalau buat brand #imho.