Teka-teki mengenai siapa pelatih Timnas Indonesia akhirnya terjawab di awal tahun ini. PSSI secara resmi mengumumkan John Herdman sebagai nahkoda baru tim Garuda lewat akun Instagram resminya. John Herdman akan memimpin Timnas Indonesia untuk mengarungi tahun 2026.
Meski sudah diumumkan secara resmi, tetapi pelatih berkebangsaan Inggris tersebut baru akan tiba di Indonesia pada Minggu (11/01/2026) nanti dengan memboyong keluarga dan seorang asisten pelatih. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, mengakatakan, setibanya di Tanah Air nanti, John Herdman akan beristirahat telebih dahulu, kemudian melakukan sesi jumpa pers di hari Senin (12/01/2026).
Sumardji juga mengungkap bahwa John Herdman bersedia untuk menetap di Indonesia selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan bagi PSSI dalam mencari juru latih Tim Garuda, agar tidak kecolongan seperti Patrick Kluivert yang hanya datang ke Tanah Air saat menjelang pertandingan saja.
Tak sampai disitu, PSSI juga mempertimbangkan John Herdman karena komitmennya untuk melibatkan asisten pelatih lokal. Juru taktik berusia 50 tahun tersebut dikabarkan hanya akan membawa 2-3 rekannya dan sisanya akan menggandeng asisten pelatih dari Indonesia.
John Herdman sendiri sepakat untuk menandatangani kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Selain menukangi Timnas senior, Herdman juga dipercaya untuk menahkodai Timnas U-23 yang sebelumnya dipegang oleh Indra Sjafri dan Gerald Vanenburg.
Sebagai pelatih, John Herdman memiliki reputasi kuat dalam menerapkan kepemimpinan modern. Ia menilai bahwa kesuksesan tim tidak hanya ditentukan oleh strategi di lapangan, tetapi juga oleh kepercayaan antar pemain, pemahaman peran masing-masing, dan solidaritas tim yang terbangun dengan baik.
Ia mengawali karir sebagai pelatih Timnas Putri Selandia Baru di tahun 2006, dan membawa tim tersebut mengukir hasil bersejarah di Olimpiade Beijing 2008 dan Piala Dunia 2011. Setelah itu ia juga dipercaya memimpin Timnas Kanada kelompok putri (2011-2013) dan putra (2018-2023).
Herdman dikenal atas kontribusinya mengantarkan Timnas Putra Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama 36 tahun lamanya. Kemudian ia juga berhasil mengukir prestasi bersama Timnas Putri Kanada setelah berhasil lolos ke babak perempatfinal Piala Dunia Wanita 2015.
Selepas menangani Kanada, Herdman menjadi pelatih klub peserta Major League Soccer (MLS), Toronto FC. Ia berhasil mengakhiri kontrak dengan Toronto FC di tahun 2024, dan menanggur sebelum akhirnya sepakat untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Rekam jejak tersebut menjadi salah satu pertimbangan PSSI dalam memilih John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Setelah diumumkan secara resmi, tentunya kehadiran pelatih Inggris ini di Tanah Air sangat ditunggu oleh publik pecinta sepak bola.
Bersama Tim Garuda, John Herdman akan menghadapi agenda terdekat yaitu FIFA Series yang akan digelar pada bulan Maret mendatang, kemudian dilanjutkan dengan FIFA Matchday bulan Juni, serta Piala AFF pada Juli mendatang.
Setelah dipercaya melanjutkan tongkat estafet kepelatihan Timnas Indonesia, tentunya publik menaruh ekspektasi tinggi terhadap Herdman. Ia diharapkan mampu mengukir banyak prestasi untuk skuad Garuda. Apalagi Timnas Indonesia dinilai memiliki skuad yang mumpuni untuk bisa bersaing di kompetisi Asia. Tentunya patut dinantikan bagaimana gaya permainan Jay Idzes dkk dibawah asuhan coach John Herdman nanti.
Afif Dalma

No comments