Review Shingeki no Kyojin chapter 123 "Devils of the Island" - AFIF SHARING - Media Sharing Informasi, Anime, Manga, dan Pengetahuan lainnya
8406c5836449ef6744c85d57eb1dcbc06e6a18607d81025719e8a3a20ba72aa394e929e6fb7b62ca

Review Shingeki no Kyojin chapter 123 "Devils of the Island"

November 09, 2019 By: Muhammad Afif Dalma - Add Comment

Eren jahat berasal dari Eren baik yang dimanfaatkan. Itulah kata-kata yang dapat menggambarkan mengenai apa yang terjadi pada seorang Eren Yeager setelah melihat chapter terbaru ini. Sosok Eren yang dulu mudah meledak, justru berubah menjadi sosok yang kalem dan stay cool. 

Chapter kali ini lebih didominasi oleh flashback di saat sebelum pecahnya perang antara Marley dan Paradise. Dan seperti biasa gue bakal mengulas sedikit mengenai chapter kali ini, dan bagi teman-teman yang belum membaca review chapter sebelumnya yuk baca dulu ulasan SNK chapter 122 dan untuk kalian yang udah baca, langsung aja skuy simak review chapter 123 di bawah ini.

what happened in chapter 123?


1. Kunjungan Scouting Legion ke Marley


Skuad Levi menjadi orang dari dalam dinding pertama yang pergi dan menginjakkan kaki di dunia luar, dengan alih-alih melakukan survey ke wilayah Marley. Mereka tampak menikmati kunjungan ini, hanya Eren lah yang sama sekali tidak menikmatinya karena masih dibayang-bayangi oleh ingatan milik ayahnya mengenai tragedi mengerikan yang terjadi di Marley. Bahkan dalam kunjungannya tersebut Eren beserta teman-temannya melihat langsung insiden diskriminasi kaum Marley kepada Eldian di depan matanya.

 2. Keputusan Eren


Saat Eren mengunjungi pemukiman imigran Eldian, ia sempat menangis karena merasa bersimpati kepada mereka (para imigran Eldian) yang mendapat perlakuan tak adil di tanah Marley. Disini kita juga bisa melihat Eren versi normal walau hanya beberapa panel, yaitu ketika Eren dan teman-temannya sedang menikmati jamuan dari kakeknya bocil yang telah mereka selamatkan.

Namun Eren mulai dongkol ketika mendengar pidato dari Marleyan yang melimpahkan semua kesalahan (yang berkaitan dengan subjek Ymir) kepada para penduduk pulau Paradise. Setelah mendengar hal itu, ia langsung pergi meninggalkan teman-temannya untuk waktu yang cukup lama. Dirinya merasa bahwa berdamai dengan dunia luar merupakan hal yang sia-sia karena rantai kebencian tidak akan pernah bisa diputus. 

Dan pada akhirnya Eren memutuskan untuk bergabung dengan Zeke dan membuat kekacauan besar di Marley dengan membunuh Willy Tybur serta merebut Warhammer Titan. Sehingga kekacauan tersebut menyebabkan terjadinya perang hebat antara Marley dan Paradise. Pertemuannya dengan sang kakak tersebut membuat kepribadian Eren berubah total.

3. Rencana Eren yang Sebenarnya


Di penghujung chapter, kita diperlihatkan kembali pada masa kini, dimana titan-titan dinding mulai keluar dari sarangnya, serta terdapat penampakan dari titan milik Eren versi terbaru (?) dengan ukuran yang berkali-kali lipat dari titan colossal. Disaat yang bersamaan, Eren berkomunikasi kepada seluruh subjek Ymir dengan menggunakan kekuatan Ino Yamanaka Founding Titan.

But wait, disini Mikasa bisa terhubung dengan Path, artinya klan Ackerman juga merupakan subjek Ymir.

Melalui path, Eren mengatakan tujuan sebenarnya yang ternyata rencana the rumbling bukan hanya untuk meratakan daratan Marley saja, tapi the rumbling yang diinginkan Eren adalah meratakan seluruh dunia! jutaan titan colossal telah diperintahkan untuk menginjak-injak muka bumi sampai tidak ada nyawa (selain orang-orang paradise) yang tersisa. Ia sama sekali tidak peduli dengan orang-orang di dunia luar, sama halnya ketika Eren membunuh ratusan orang Marley yang tanpa ampun. 

Eren Yeager melakukan hal sekeji ini hanya demi mendapatkan sebuah kebebasan untuk dirinya beserta para penduduk pulau Paradise. Dan ternyata peristiwa ini lah yang amat sangat ditakuti oleh Grisha Yeager. Grisha juga sudah bepesan kepada Zeke agar bisa menghentikan kegilaan dari sang adik. Lantas bisa kah Zeke mengabulkan permintaan dari Grisha? Hanya sang author yang tau.

Penutup

Well chapter kali ini sangat anjay gurinjay sekale, dengan flashback yang berkepanjangan serta bacotan hati seorang Mikasa yang merusak pemandangan :v (gue ngeship Eren-Histo hehe). Walaupun begitu chapter kali ini masih tetap bisa dibilang epic, meskipun gue sendiri masih rada bingung di penghujung chapter tepatnya pas scene para subjek Ymir berada di Path. Itu maksudnya mereka di teleport ke Path atau cuma terhubung doang? Soalnya percuma Eren pidato tentang kebebasan ke semua Eldian kalo Eldian yang ada di luar Paradise ujung-ujungnya bakal keinjak sama titan colossal. Jawabanya hanya Hajime Isayama yang tau. 
View: - Tags: Shingeki no Kyojin