6 Alasan Kenapa Ponsel Mahal Tidak Selalu Worth It Untuk Dibeli

Afif Dalma
March 09, 2022
6 Comments

Ponsel pintar atau smartphone kini menjadi barang penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Apalagi saat ini dunia teknologi informasi terus berkembang pesat. Hal tersebut membuat para vendor smartphone gencar memproduksi ponsel pintar dengan spesifikasi tinggi. Semakin canggih ponselnya, tentu akan semakin mahal pula harga smartphone tersebut.

Memiliki smartphone mahal memang menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih lagi kalau smartphone tersebut termasuk kategori flagship, yang merupakan tingkatan tertinggi dari kelas smartphone. Selain itu memiliki ponsel mahal juga bisa membuat penggunanya jadi lebih percaya diri.

Lantas perlukah kita membeli smartphone yang harganya mahal? Sebelum dijawab, yuk simak dulu 6 alasan kenapa ponsel mahal tidak selalu worth it untuk dibeli. Simak ulasannya di bawah ini.

1. Punya banyak fitur tapi belum tentu sesuai kebutuhan

Ada harga maka ada kualitas. Pepatah tersebut sering kali kita dengar saat hendak membeli sebuah barang mahal. Memang tidak dapat dipungkiri lagi jika smartphone mahal selalu menawarkan berbagai macam keunggulan yang membuat banyak orang terkesan. Fitur unggulan pada smartphone mahal biasanya terletak pada kapasitas memori, daya tahan baterai, kamera, fingerprint, face unlock, dan lain sebagainya. 

Jika kamu tipe orang yang gila akan teknologi, membeli smartphone mahal yang punya fitur lengkap mungkin menjadi sebuah pilihan tepat. Sebaliknya, kalau kamu termasuk orang yang gaptek, lebih baik pikir-pikir terlebih dahulu. Pasalnya kamu bakal disuguhkan dengan fitur-fitur yang bisa saja menurutmu asing, dan bahkan kamu sendiri tidak tahu fungsinya. Paling parahnya lagi, disaat orang lain mengidam-idamkan fitur tersebut, kamu justru tidak membutuhkannya sama sekali.

2. Beli karena butuh atau karena gengsi semata

Tak sedikit orang yang membeli smartphone mahal hanya untuk ajang pamer kepada teman atau kerabatnya. Alhasil mereka yang merasa tersaingi pun jadi ikut-ikutan membeli jenis ponsel serupa atau bahkan yang lebih bagus lagi. Tentunya hal tersebut akan memberikan dampak buruk, karena dapat mengakibatkan persaingan tidak sehat.

Di zaman modern seperti sekarang, dengan bermodalkan sebuah smartphone kamu bisa melakukan banyak hal. Kalau kamu termasuk orang yang punya pemikiran maju dan bijaksana, tentunya kamu akan membeli smartphone yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya untuk menunjang pekerjaan, ataupun demi mengasah keterampilan seperti skill fotografi, videografi, editing, dan lain sebagainya.

3. Tidak sesuai dengan budget yang dimiliki

Budget yang terbatas menjadi alasan yang paling logis untuk tidak membeli smartphone mahal. Bagi kamu yang punya budget pas-pasan tentu akan berpikir ratusan kali sebelum memutuskan membeli smartphone flagship idaman. Namun kalau dipikir-pikir, apakah tidak masalah mengeluarkan dana sebanyak itu hanya untuk sebuah ponsel pintar.

Tetapi, jika kamu punya budget lebih, tidak ada salahnya membeli smartphone semahal apa pun. Selagi hal tersebut tidak mempengaruhi keadaan finansialmu, mengapa tidak. Yang paling penting jangan lupa untuk mencari alasan mengapa kamu membutuhkan ponsel tersebut.

4. Biaya perbaikan yang juga tak kalah mahal

Smartphone mahal memang menawarkan beragam fitur unggulan. Tentunya fitur-fitur yang disediakan dapat membantu kita untuk menjadi lebih produktif lagi. Namun masalah yang sebenarnya baru akan muncul ketika ponsel tersebut rusak. Dengan memiliki ponsel mahal, artinya kamu harus siap menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi, termasuk jika mengalami kerusakan.

Pastinya tidak ada orang yang ingin mendapati smartphone kesayangnya rusak. Selain mengalami kerugian waktu, kamu juga harus siap mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya. Pasalnya harga spare part ponsel mahal bisa berkali-kali lipat dibanding dengan ponsel pintar biasa, belum lagi ditambah biaya untuk jasa perbaikannya juga terbilang mahal.

5. Harga mahal bukan berarti unggul dalam segala hal

Banyak orang yang menganggap bahwa smartphone mahal sudah pasti bagus dan selalu unggul dalam segala hal. Namun nyatanya tidak demikian. Kalau kamu berniat membeli smartphone mahal hanya karena tertarik dengan fitur umum seperti fingerprint sensor atau face unlock, lebih baik simpan saja uangmu. Karena saat ini sudah banyak ponsel low-entry yang menyediakan fitur tersebut.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri bahwa smartphone mahal memang memiliki beberapa fitur khusus yang hanya tersedia di kelasnya saja. Seperti saat ini misalnya, beberapa smartphone flagship kini dibekali dengan prosesor Snapdragon 8 gen 1. Prosesor ini memungkinkan perekaman video dengan resolusi hingga HDR 8K, serta merekam dalam format HDR10+. Tentunya fitur ini termasuk salah satu fitur premium yang hanya bisa kita temukan di beberapa smartphone kelas atas saja.

 6. Pasar Smartphone akan selalu berkembang

Punya ponsel mahal dengan didukung fitur-fitur canggih memang membuat kita terlihat menjadi orang yang melek teknologi. Namun perlu diingat bahwa ponsel pintar termasuk barang elektronik, sehingga ponsel akan terus diproduksi dan fitur-fiturnya juga akan selalu ditingkatkan. Hal ini dikarenakan masa rentang waktu usia smartphone terbilang cukup pendek. Alhasil para vendor smartphone pun berlomba-lomba untuk memproduksi smartphone yang lebih modern lagi.

Maka dari itu, jika kamu memang berniat membeli smartphone mahal, kamu harus siap kalau nantinya era smartphone mahalmu tergantikan dengan generasi terbaru yang lebih canggih. Jangan sampai kamu termakan ego karena hal tersebut. Sebab tak sedikit orang yang membeli smartphone baru hanya karena smartphone lamanya sudah ketinggalan zaman, padahal smartphone tersebut masih sangat layak untuk digunakan.

Kesimpulan

Pada dasarnya membeli smartphone mahal adalah hak setiap orang. Namun tetap saja banyak hal yang perlu dipertimbangkan, terutama masalah budget yang pas-pasan. Perkembangan teknologi memang harus kita ikuti agar tidak disebut gaptek, tetapi jika kondisi keuangan tidak memungkinkan, mau bagaimana lagi.

Disisi lain, kalau kamu punya budget yang memungkinkan atau bahkan lebih, serta sudah mempertimbangkan beberapa hal di atas, maka tak ada salahnya jika ingin membeli ponsel mahal yang sudah lama kamu idam-idamkan.


Sumber foto: unsplash.com

  1. Tika

    Pasar smartphone itu emang salah satu yang cepat sekali perkembangannya, setiap tahun pasti ada aja smartphone baru yang muncul dan lebih unggul. Bakalan gila kalo nurutin perkembangannya kecuali memang si kaya, aku sendiri dulu memang mengincar smartphone flagship yang harganya 2 digit, berharap bisa dipakai jangka waktu lama. Untungnya memang sesuai harapan dan sampe sekarang engga ada masalah berarti. Ada beberapa temenku yang sampe ngutang demi update hp terbaru, luar biasa memang ya terkadang gengsi ini

    Reply
    1. Afif Dalma

      bener banget mba, itulah salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi.. karena di zaman sekarang ini gak sedikit orang, khususnya anak muda yang gengsi kalau dicap "gaptek".

      Delete
  2. Tukang Jalan Jajan

    bener banget kak, pasar yang selalu berkembang bikin smartphone terus berbenah diri dan selalu ada yang baru. kalau aku sih lebih banyak memilih karena kamera dan videonya. jarang yang lain

    Reply
  3. Nurul Sufitri

    Wah, pas banget ini aku lagi browsing smartphone. Rencana kepengen beliin buat anakku yg abg. Benar, beli hp harus sesuai dengan kebutuhan, budget dan fungsinya untuk apa. Jangan sampai termakan gengsi buat gegayaan doang tapi malah bingung pakainya 😊 Makasih sharingnya ya mas.

    Reply
  4. auqri

    Wahh bener banget, harga yang mahal juga biaya perawatannya mahal banget kalau dibandingkan dengan hape-hape biasa. Syukur banget dulu pas rusak masih kena garansi walaupun tipis banget mau abis

    Reply
  5. Unknown

    Perkembangan teknologi terkhusus pada smartphone memang tidak ada habisnya. Oleh karena itu kita harus dapat mengontrol diri menurunkan ego dan objektif memilih smartphone sesuai dengan kebutuhan bukan karena gengsi atau semacamnya.

    Reply

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan :)