5 Fakta Mohammad Hashemzadeh, Pelatih Baru Timnas Futsal Indonesia

Afif Dalma
April 08, 2022
0 Comments

Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi menunjuk juru taktik baru untuk menukangi Timnas Futsal Indonesia. Hal tersebut lantaran pelatih sebelumnya, yakni Kensuke Takashi memilih untuk mengundurkan diri pada akhir tahun lalu.

Kemudian akhirnya Mohammad Hashemzadeh dipercaya untuk menggantikan posisi juru taktik asal Jepang tersebut. Ia resmi ditunjuk pada Sabtu, 12 Maret 2022, hanya selang beberapa minggu sebelum penyelenggaraan Piala AFF Futsal 2022.

Tanpa adanya persiapan yang cukup matang, Mohammad Hashemzadeh langsung melakoni debutnya di ajang futsal paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut. Berkat tangan dinginnya, Evan Soumilena dan kawan-kawan berhasil tampil luar biasa selama gelaran Piala AFF Futsal 2022.

Melihat hal tersebut, tentunya banyak penggemar penasaran dengan sosok pelatih anyar Timnas Futsal Indonesia ini. Berikut adalah lima fakta tentang Mohammad Hashemzadeh.

1. Pelatih berkebangsaan Iran

Seperti yang diketahui, futsal Indonesia sudah cukup akrab dengan Iran. Beberapa tim Liga Futsal Indonesia sampai saat ini masih menggunakan jasa pemain maupun pelatih asal Iran. Hal ini telah berlangsung sejak tahun 2017 silam.

Kali ini giliran Timnas Indonesia yang juga menggunakan jasa pelatih berkebangsaan Iran, yakni Mohammad Hashemzadeh. Sayangnya, sampai saat ini pihak FFI belum membeberkan durasi kontrak yang didapatkan oleh pelatih berusia 45 tahun tersebut.

2. Salah satu legenda futsal Iran

Mohammad Hashemzadeh merupakan salah satu legenda futsal Iran. Terhitung sejak tahun 2001 sampai 2010, sosok kelahiran Abadan, Iran, pada 27 Januari 1977 ini telah mengemas 115 caps bersama Timnas Futsal Iran.

Mohammad Hashemzadeh pernah memperkuat beberapa tim Liga Futsal Iran. Selama berkarier di klub, dia sukses merengkuh gelar bersama tiga tim terakhir yang ia bela, yakni Tam Iran Khodro, Foolad Mahan, dan Giti Pasand. Selama menjadi pemain futsal, ia bermain di posisi Flank. 

3. Sempat menjadi pemain sepak bola

Sebelum menjadi pemain futsal, Mohammad Hashemzadeh sempat merasakan dunia sepak bola selama beberapa waktu. Tercatat, ia pernah membela dua klub sepak bola berbeda, yaitu Dena Shiraz dan Sanaye Electronic. Keduanya merupakan klub sepak bola yang berkompetisi di Liga Iran.

4. Karir kepelatihan

Setelah pensiun dari dunia futsal, Mohammad Hashemzadeh langsung terjun ke dunia kepelatihan dengan menjadi asisten pelatih dari mantan klubnya, Giti Pasand. Bersama klub tersebut, ia berhasil memenangkan berbagai gelar domestik hingga internasional.

Setelah itu, ia direkrut menjadi asisten pelatih Timnas Futsal Iran. Dia berhasil membawa Iran menjuarai Piala Asia Futsal pada edisi 2016 dan 2018. Kemudian, dalam ajang Piala Dunia Futsal 2016 di Kolombia, ia mampu membawa Iran finis di peringkat ketiga.

5. Debut manis bersama Timnas Futsal Indonesia

Melihat karir kepelatihannya tersebut, tak heran kalau Federasi Futsal Indonesia (FFI) tertarik untuk menggunakan jasa Mohammad Hashemzadeh untuk menjadi juru taktik baru Timnas Futsal Indonesia.

Tanpa perlu waktu lama, Mohammad Hashemzadeh langsung membuktikan kelasnya. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Futsal Indonesia mampu membantai Brunei Darussalam 12 gol tanpa balas, mengalahkan Malaysia dengan skor telak 5-1, menahan imbang Thailand 2-2, serta menang telak atas Kamboja 11-2.

Hasil tersebut membuat pasukan Garuda keluar sebagai runner-up grup A, hanya beda selisih gol dengan Thailand. Di partai semifinal, Timnas Futsal Indonesia berhasil menekuk Myanmar dengan skor 6-1. Hasil tersebut mengantarkan Mohammad Hashemzadeh dan pasukannya ke partai final Piala AFF 2022, serta lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022.

Tentunya dengan hadirnya Mohammad Hashemzadeh, diharapkan mampu membuat Timnas Futsal Indonesia lebih berperstasi lagi di kompetisi Asia, bahkan kalau bisa di dunia. Selanjutnya pasukan Garuda akan kembali menenatng Thailand di final pada Minggu, 10 April 2022. Kita semua berharap semoga Evan Soumilena dkk mampu mempersembahkan gelar juara untuk yang kedua kalinya. 

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan :)