Ini 6 Etika dan Tips Interview Kerja Supaya Diterima

Table of Contents

Wawancara atau interview menjadi tahap paling krusial dalam proses rekrutmen. Pasalnya tahap interview bisa menjadi penentu apakah kamu bakal diterima atau tidak di suatu perusahaan. Di tahap ini juga rekruter akan menilai apakah calon karyawan memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Selain wawancara dengan HRD, biasanya kandidat juga akan melakukan sesi wawancara dengan user atau calon atasan langsung yang nantinya akan bekerja sama denganmu. Adapun perbedaannya, sesi wawancara dengan HRD bertujuan untuk mengenal calon karyawan lebih mendalam, sedangkan sesi wawancara dengan user sebagai ajang mempromosikan diri supaya calon atasan tertarik untuk merekrut kamu.

Lantas hal-hal apa saja yang perlu disiapkan ketika hendak menghadapi interview kerja? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Mempersiapkan diri sebaik mungkin

Sebelum menghadapi interview kerja tentunya kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghindari rasa grogi dan meminimalisir terjadinya blank ketika sedang menjawab pertanyaan. Dalam hal ini kamu bisa melakukan riset mendalam mengenai perusahaan yang kamu lamar. Minimal kamu sudah tahu perusahaan tersebut bergerak di bidang apa, serta produk atau jasa apa yang mereka tawarkan.

Pasalnya dengan persiapan dan materi yang cukup secara tidak langsung dapat menambah rasa percaya diri kamu. Perlu diingat bahwa perekrut kurang menyukai kandidat yang tidak mengetahui tentang perusahaan. Hindari juga menjawab pertanyaan dengan ragu-ragu, karena itu menjadi penilaian juga di mata HRD. 

2. Gunakan pakaian yang sesuai dan rapih

Tips selanjutnya yaitu pastikan penampilan kamu terlihat rapih dengan menggunakan pakaian yang sesuai. Kemudian jika kamu diminta menggunakan dresscode tertentu, maka gunakanlah agar kamu dinilai sebagai pribadi yang profesional. Hindari menggunakan outfit yang terlalu kasual karena akan memberikan kesan tidak sopan.

Selain masalah pakaian, tentunya kamu juga harus memperhatikan perihal penampilan, terutama gaya rambut. Pastikan rambutmu disisir rapih dan tidak acak-acakan sebelum memasuki ruangan interview. Jangan lupa juga untuk menggunakan parfum untuk menambah kepercayaan diri.

3. Datang tepat waktu sesuai jadwal

Datang tepat waktu saat wawancara kerja sangat penting karena menunjukkan sikap disiplin dan profesionalisme seseorang. Bahkan kalau bisa kamu datang 20-30 menit lebih awal sebelum sesi wawancara dimulai. Dengan datang lebih awal, kamu punya waktu untuk mengecek kembali berkas dan mempersiapkan diri secara maksimal. 

Dan jika kamu datang terlalu awal, kamu bisa berjalan-jalan sebentar untuk beradaptasi dengan lingkungan serta membuat pikiran rileks. Hindari datang terlambat karena dapat memberikan kesan buruk di mata pewawancara. Selain itu, perekrut juga mungkin menganggap datang terlambat sebagai tanda tidak hormat dan kurangnya sikap profesionalisme. 

4. Bangun kesan pertama yang positif

Berikan kesan pertama yang positif saat sesi wawancara dimulai. Misalnya dengan mengucapkan salam dan terima kasih kepada pewawancara. Juga jangan sungkan untuk meminta maaf apabila terdapat kekeliruan ketika proses interview berlangsung. 

Selain dapat membangun kesan positif antara kandidat dan rekruter, mengucapkan terima kasih dan maaf juga bisa mencerminkan kepribadianmu dalam berkomunikasi. Yang mana hal tersebut sangatlah penting dalam pekerjaan yang memerlukan kerja sama tim.  

5. Menjawab pertanyaan dengan jujur

Saat melakukan sesi wawancara, pastinya perekrut akan mengajukan berbagai macam pertanyaan, dari yang sifatnya umum hingga khusus mengenai posisi yang sedang dilamar. Kamu harus mempersiapkan jawaban yang sesuai agar proses interview bisa berjalan dengan lancar. Tentunya hal ini bisa dilakukan dengan cara berlatih terlebih dahulu sebelum wawancara dimulai, sehingga kamu bisa tampil dengan penuh percaya diri

Cobalah untuk menjawab setiap pertanyaan dengan jelas, terstruktur, dan jujur. Hindari menjawab singkat, usahakan untuk berikan informasi detail yang berhubungan dengan pertanyaan yang diajukan. Jawablah dengan jujur sesuai dengan pengalaman yang dimiliki, dan jangan melebih-lebihkan jawaban apalagi sampai mengada-ada. 

6. Bersikap antusias dan aktif saat interview

Maksud aktif disini bukan berarti kamu harus berbicara terus menerus hingga menyela pertanyaan yang dilontarkan oleh rekruter. Akan tetapi kamu harus aktif berkontribusi dalam sebuah wawancara. Mungkin beberapa orang sering merasa sungkan untuk ikut bertanya saat interview karena takut melewati batas sopan. 

Biasanya kandidat akan diberikan kesempatan bertanya, nah pastikan kamu menunjukan sikap antusiasme untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Ajukan pertanyaan tegas dan lugas, jangan bertele-tele. Tunjukkan bahwa kamu datang dengan penuh persiapan, promosikan dirimu sebaik mungkin agar terlihat bernilai di mata rekruter.


Tips-tips di atas cocok buat kamu terapkan, terutama para fresh graduate yang hendak menjalani interview kerja. Dan buat kamu yang sudah berpengalaman, kamu bisa menyiapkan dokumen pendukung seperti portofolio dan surat rekomendasi dari perusahaan sebelumnya. Jika sudah melakukan semuanya dengan maksimal, sisanya tinggal berdoa untuk hasil yang terbaik.

Afif Dalma
Afif Dalma Blogger yang suka nulis karena memang hobi.

20 comments

Berkomentarlah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan sopan :)
Udah ngelakuin itu semua. Tapi sia sia sih... kadang hoki hokian bisa dipilih....😁
Setuju bahwa kesan positif dan kejujuran bisa membawa satu langkah di depan. Selain kesan positif, jangan lupa akan kemampuan problem solving dan masalah teknikal perlu diperhatikan. Karena di era sekarang problem solving jadi salah satu hal yang penting ketika melamar pekerjaan. ☺️
sari widiarti
May 20, 2025 Delete
aku biasanya Berangkat lebih awal atau jika lewat googe meet akan standby di ruangan meet lebih awal biar nggak kesusu dan lebih menyiapkan diri untuk wawancara sih
Wiwied Widya
May 20, 2025 Delete
Kadang udah berusaha menyiapkan diri sebaik mungkin, tetap aja pas wawancara grogi dan jadi nge-blank sih. Pernah tuh aku ngalamin kayak gitu, untung HRD nya baik, diajak bercanda jadi malah cair.
Filza Halwa
May 21, 2025 Delete
Tips terakhir kayaknya nih ya yang banyak ketinggalan. Karena udah keduluan nervous jadi ada aja yang kelewat dan kurang terlihat antusias.
Nurul Sufitri
May 21, 2025 Delete
Terima kasih sharing-nya. Memang secara teori begini akan tetapi nyatanya tak sedikit kandidat karyawan yang jadi gugup, blank saat diwawancarai dll. Sama halmya saat aku dulu masih muda hehehe. Kesan pertama itu harus oke, jujur dan mampu berinteraksi dengan sebaik2nya.
abahraka
May 21, 2025 Delete
Tipsnya praktis, tapi ini penting banget buat pencari kerja, setidaknya kalo sudah siap, tidak diterima pun kita sudah berusaha yang terbaik ya....
Geger Siska
May 22, 2025 Delete
Buat aku yang sulit ketika mempersiapkan diri biar nggak grogi. Semua udah oke, pas giliran wawancara malah mules.
Dan ingatlah bahwa keenam langkah itu dijamin akan bubar jalan, manakala kamu bangun kesiangan gara-gara malamnya nekad begadangan plus kurang persiapan.
interview ini bagian paling krusial. kudu beneran sesuai dan tepat waktu. Mesti pandai melihat dan membaca situasi yang kondisikan HRD. kudu tepat banget sih ini. Tipsnya pasti akan sangat membantu
Ninin
May 24, 2025 Delete
Perjuangannya bukan di interview, lolos berkas aja kadang sulit di jalam sekarang y. Tapi bener aku pernah pilih karyawan karena dia terlihat antusias dan bersemangat
Lintang
May 24, 2025 Delete
Emang nih yaa kalau mau interview kerja tuh pasi deg-degan banget. Jadi ya penting tuh membangun kesan pertama yang positif buat mencerminkan kepribadian kita. Apalagi kita juga ngga bisa memprediksi pertanyaan yang muncul. Jadi sebisa mungkin menjawab dengan jelas, jujur, dan terstruktur.
Cerita Mbun
May 25, 2025 Delete
Duh ini nih sesi yang paling bikin grogi dan tahap paling menentukan ya. Kalau ingat dulu interview ya ampun kok bisa kasih jawaban-jawaban yang ajaib, haha. Kalau aku yang paling penting penampilan sih, kalau penampilan kita oke dan rapi, pembawaan diri juga jadi lebih percaya diri buat jawab pertanyaan.
Skill komunikasi diuji banget ya saat tahap wawancara. Harus tau teknik meyakinkan pewawancara sejak menit pertama
Nggak tahu kenapa wawancara tu jadi fase paling sulit buat sebagian orang. Apalagi kadang interviewer di indonesia tuh nanyanya hal2 aneh yang gak ada kaitannya dengan pekerjaan yang dilamar. Suka muter2 gak jelas juga dan ada yg suka judging xixixi. Oknuumm.
Tapi balik lagi yawda persiapkan diri sebaik mungkin saat wawancara dan biar Tuhan yang beresin sisanya :D
Nggak tahu kenapa wawancara tu jadi fase paling sulit buat sebagian orang. Apalagi kadang interviewer di indonesia tuh nanyanya hal2 aneh yang gak ada kaitannya dengan pekerjaan yang dilamar. Suka muter2 gak jelas juga dan ada yg suka judging xixixi. Oknuumm.
Tapi balik lagi yawda persiapkan diri sebaik mungkin saat wawancara dan biar Tuhan yang beresin sisanya :D
Sam Leinad
May 25, 2025 Delete
Memberikan jawaban dengan jujur dan bersikap antusias, sepertinya ini jadi poin penting saat tes wawancara ya. Terima kasih buat sharingnya
deamerina
May 25, 2025 Delete
semua tips di atas bener banget. di kantor sebelumnya kebetulan aku bagian interbiew juga dan aku paling seneng kalo calon pelamarnya itu tipikal yang aktif dan banyak cerita. jadi aku langsung bisa nilai tampa perlu banyak tanya lagi
Paling nyesek sih kalau udah mempersiapkan diri sebaik untuk wawancara tapi kalah sama yang wawancaranya formalitas doang karena dibawa oleh orang dalam.
Fitri
May 25, 2025 Delete
Nah setuju sikap interview harus diperhatikan supaya peng interview bisa dapat kesan pertama pada kandidat karyawan